Seringkali, kita merasa iri dengan kesuksesan orang lain. Padahal, hal pertama yang harus kita tanyakan, “Sudah produktifkah waktu yang kita pergunakan?” Jika belum, sekaranglah saatnya.
Bismillahirrohmanirrohim
#1 MENTAL
Beberapa penyebab kemiskinan mental adalah pemborosan dan kemewahan yang tidak terkontrol. Intinya kurang hidup dengan seimbang.
#2 SISIHKAN
Menyisihkan sebagian kecil yang kita miliki dengan menabung, maka kelak tabungan itu akan optimal memenuhi kebutuhan kita.
#3 KEKAYAAN YANG MENENANGKAN
Kekayaan yang disertai keamanan akan mampu memberikan kedamaian. Hal itu merupakan bekal menuju kebahagiaan. Jangan banyak utang. Utang membuat ketakutan siang dan malam.
#4 KOSAKATA
Banyak orang yang miskin kosakata. Kemiskinannya itu menghambat komunikasinya–suatu komunikasi yang penuh seni dan kelenturan. Sehingga, memilih kata yang maksudnya sama pun, masih memerlukan kata terbaik dari maksud tersebut.
#5 CERMIN
Cermin merupakan alat jitu untuk berlatih tersenyum apakah ekspresi kita menyenangkan? Apakah ekspresi itu tanda rasa bersyukur bahwa kita dilahirkan untuk sukses tersenyum? Ingat! Banyak orang lupa. Katanya dia tersenyum, padahal senyumnya mati dan menakutkan.
#6 TUMBUH
Jangan membiarkan pikiran kamu menerawang dan pasif. Kalau sekedar harapan, tidak akan pernah tumbuh. Pemikiran positif ini jarang memberi manfaat besar, hanya memberi bantuan kecil terhadap kehidupan kita. Hidup pun jadi mengecil dan bisa mati!
#7 SEKEDAR BERHARAP
Jika benar-benar menghendaki sesuatu, kita harus membuat keputusan positif. Sekedar berharap, tak akan membuat keinginan terwujud.
#8 SASARAN JANGKA PANJANG
Segera pikirkan menurut tujuan dan hindari angin perubahan. Kamu ingin menjadi apa pada usia 40, 50, 70, 80, atau seratus tahun nanti? Segera pikirkan! Usia yang patut menjadi contoh bagi yang muda, bukan?
#9 SATU LANGKAH
Hidup sukses bukan ditempuh dengan usaha satu langkah. Kita harus melakukan perjalanan panjang yang ditempuh selangkah demi selangkah. Setiap langkah dengan tersenyum dan setiap senyum adalah modal untuk melangkah berikutnya.
#10 ALASAN
Alasan-alasan yang tak masuk akal, sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit: bukit kegagalan. Kegagalan adalah kumpulan alasan yang tak masuk akal, namanya penyakit rendah diri.
#11 REMEH
Jangan remehkan kemampuan diri kamu. Nanti, kamu akan diremehkan oleh kemampuan itu sendiri. Jangna berpuas diri hanya menjadi orang nomor dua, jadilah nomor satu.
#12 KELEMBUTAN
Manajemen kelembutan, bisa menggerakkan segala energi ke dalam tindakan. Jangan biarkan energi terbuang percuma karena kekuranglembutan.
#13 HUKUM ALAM
Bisa saja, kita menentang hukum manusia. Tetapi menentang hukum alam yang sudah ditentukan ileh Sang Pencipta adalah kehancuran. Alam tak bisa dibohongi.
#14 TAK ADA
Tak ada satu orang hebat pun di dunia ini yang bisa bertindak untuk kamu. Pilihan ada pada diri kamu sendiri. Kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan. Asal buatlah keputusan untuk kamu sendiri.
#15 LANGKAH KECIL
Semua tugas besar akan menjadi ringan. Semua tugas ringan akan menyenangkan. Dan, tugas yang menyenangkan akan mampu mendaki tujuan harian, mingguan, dan bulanan. Dengan menyelesaikan langkah-langkah kecil yang menyenangkan, sebenarnya langkah kecil itu bagian dari langkah yang lebih besar.
#16 HUKUM BERBICARA
Hukum pertama dalam berbicara adalah jangan banyak berbicara tentang diri sendiri. Misal : Saya ini hebat,karena jasa sayalah, republik ini tetap kokoh berdiri. Bla bla bla…
#17 HIDUP
Hidup bisa saja maju, bisa saja mundur, bisa saja tersingkir, dan bisa saja tergusur. Semuanya bergantung pada apresiasi dan ambisi kita.
#18 PERBEDAAN
Perbedaan antara sukses dan tidak sukses adalah kemampuan meningkatkan keyakinan. Tetapi yakin yang tidak sombong. Sebab yakin yang sombong ibarat parasut yang tidak dibuka. Walaupun parasut itu sangat bagus, tidak ada artinya.
A : Parasut saya dari Amerika loh. Dibuat dari bahan kuat dan berkualitas. Dijamin selamet deh.
B : Hei ! Daratan tinggal 4 meter lagi
A (parasut yang tidak dibuka)
#19 DERAJAT
Beda antara sukses tanggung dengan sukses kelas kakap, terletak pada derajat keyakinan, bukan pada kemampuan yang ia miliki. Banyak orang yang kemampuannya tinggi, tetapi semangat keyakinannya rendah. Kalau ini yang terjadi, ibarat kereta dorong yang baru beranjak setelah didorong-dorong.
#20 KEMENANGAN
Kemenangan bukan ditentukan oleh banyaknya tepukan tangan dan karangan bunga. Tetapi, kemenangan sangat ditentukan oleh sikap tetap menang walaupun dalam kekalahan. Continue reading →